Category Archives: BOCS

Siapkan Enam Beasiswa Peduli Orangutan Kalimantan di Tahun 2017

foto-komik-bocs-2017-yayasan-palung

Foto Komik BOCS 2017. Yayasan Palung

Klik di sini untuk melihat komik BOCS 2017 :komik-bocs-tahun-2017-dok-yayasan-palung-dan-bocs

Siapkan Diri Kamu Untuk Peruntungan Beasiswa Peduli Orangutan Kalimantan (BOCS). Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini  Yayasan Palung (YP) bersama dengan Orangutan Republik Foundation (OURF) menyediakan 6 (enam) beasiswa program S-1 melalui Program Peduli Orangutan Kalimantan (Bornean Orangutan Caring Scholarship) 2017.

Mengingat, Yayasan Palung merupakan lembaga non profit yang bekerja untuk konservasi orangutan dan habitat serta pengembangan masyarakat. Yayasan Palung bekerja dengan semua pihak yang mempunyai tujuan sama untuk perlindungan terhadap orangutan dan habitat di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Adapun tujuan dari program beasiswa ini antara lain adalah untuk ; Pertama, Melahirkan generasi intelektual Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara yang mempunyai komitmen dan kepedulian yang tinggi terhadap upaya perlindungan dan penyelamatan Orangutan Kalimantan dan habitatnya. Kedua, Memberikan dukungan moril dan materil kepada generasi muda Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara untuk meneruskan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Ketiga, Memajukan kerjasama pendidikan tentang potensi kekayaan alam lokal antara pihak-pihak di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara.

Sedangkan untuk syarat dan ketentuan Penerima Beasiswa orangutan antara lain;  1. Yang berhak menerima beasiswa ini adalah calon mahasiswa/i yang berasal dari Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara, diutamakan yang kurang mampu secara ekonomi.  2. Diusulkan oleh pihak sekolah dan atau atas usulan siswa bersangkutan namun meminta rekomendasi dari pihak sekolah. Setiap sekolah berhak mengusulkan 2 (dua) orang siswa. 3. Diperuntukkan bagi calon mahasiswa/i yang berencana kuliah di Universitas Tanjungpura, Pontianak, Propinsi Kalimantan Barat. 4. Bersedia melakukan penelitian skripsi berkaitan dengan aspek-aspek perlindungan dan penyelamatan Orangutan Kalimantan. 5. Memiliki prestasi yang baik, berkomitmen untuk konservasi dan mempunyai motivasi yang tinggi untuk belajar / kuliah hingga selesai.

Sedangkan Persyaratan Pendaftaran: Formulir pendaftaran dapat diperoleh di sekolah masing-masing, diisi dengan lengkap ;

  •       Menyertakan fotocopy berkas sebagai berikut:
    1. Raport dari semester 1 – 5 sebagai kualifikasi akademis
    2. Surat pengantar dari kepala sekolah
    3. Surat dukungan / referensi dari wali kelas / guru yang mengetahui keadaan siswa
    4. Fotocpy Kartu Keluarga (KK)
  • Membuat motivation letter atau pernyataan motivasi yang berisi tentang Biografi (menceritakan tentang diri dan keluarga Anda, alasan Anda harus diterima sebagai penerima beasiswa, fakultas dan jurusan di Universitas Tanjungpura Pontianak, yang dipilih dan alasan memilihnya), minimum 200 kata. Pernyataan motivasi ini bisa ditulis tangan atau diketik, diserahkan sebanyak 3 (tiga) rangkap.
  • Membuat Esai tentang manfaat pendidikan yang akan Anda terima bagi daerah Anda. [Ceritakan berangkat dari apa yang terjadi / keadaan alam dan lingkungan di daerah anda saat ini, apa peran pemerintah, swasta dan masyarakat terkait dengan keadaan tersebut. Berdasarkan keadaan tersebut, apa perbedaan yang akan Anda lakukan ketika sudah menjadi sarjana untuk konservasi di daerah Anda]. Esai dibuat dengan ketentuan, buah pikiran sendiri / orisinil dengan panjang 1000 kata, menggunakan gaya bahasa populer dengan kaidah 5 W 1 H (What, Who, When, Where, Why, How).
  • Berkas pendaftaran dapat diserahkan langsung ke Yayasan Palung (baik kantor di Ketapang maupun di Bentangor Desa Pampang Kec. Sukadana) atau melalui jasa pengiriman paling lambat 14 Maret 2017.

Sedangkan tahap seleksi dimulai dengan seleksi berkas, motivation letter dan esai. Peserta yang lulus seleksi tahap I ini akan mengikuti tahap seleksi II / akhir. Surat pemberitahuan hasil seleksi tahap I akan dikirim ke sekolah-sekolah, juga akan ada pemberitahuan kepada pendaftar melalui telpon dan pesan singkat (sms) pada 17 Maret 2017.

Seleksi lanjutan, yaitu presentasi dan wawancara. Peserta seleksi diwajibkan mempresentasikan motivation letter, alasan memilih fakultas dan jurusan di UNTAN dan esai yang disajikan dalam power point (ppt), serta menjawab pertanyaan yang diajukan oleh tim juri. Seleksi ini akan dilaksanakan pada 28 Maret 2017 di Kantor Yayasan Palung di Ketapang. Nilai seleksi tahap I tidak ditambahkan pada nilai seleksi tahap II, nilai seleksi tahap I hanya untuk penentuan peserta seleksi tahap II.

Sedangkan pengumuman penerima beasiswa yang lulus seleksi tahap akhir akan disampaikan melalui surat resmi kepada pihak sekolah pada tanggal 28 Maret 2017. Selanjutnya, penerima beasiswa yang lulus seleksi akan menandatangani Kesepakatan Penerima Beasiswa pada Malam Anugrah Beasiswa Peduli Orangutan Kalimantan pada Juni 2017 (jadwal masih tentatif).

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Yayasan Palung, Jl. Kol. Sugiono Gg. H. Tarmizi No. 5 Ketapang. (Telp/Fax: 3036367) dan Pusat Pendidikan Lingkungan Yayasan Palung  Bentangor, Dusun Pampang Desa Pampang Harapan, Kec. Sukadana, KKU.

By : Yayasan Palung

 

 

 

 

 

Di Desa Ini Orang Utan Terakhir Kali Terlihat Tahun 80-an

induk-dan-bayi-orangutan-di-gunung-palung-sedang-bercengkrama-foto-dok-tim-laman-dan-yayasan-palung

Bayi orangutan dan Induknya di Gunung Palung. Foto dok. Yayasan Palung dan Tim Laman

“Kami mendapatkan informasi di Desa yang kami kunjungi, mereka (masyarakat) terakhir kali melihat orangutan pada tahun 1980-an”.

Pekan lalu, seperti biasanya di bulan November, tepatnya dari tanggal (13-19/11/2016) Yayasan Palung memperingati Pekan Peduli Orangutan. Ragam kegiatan yang kami Yayasan Palung lakukan terkait nasib orangutan yang sangat terancam punah, salah satunya dengan melakukan kampanye penyadartahuan kepada masyarakat dan dilingkup sekolah dengan berbagai kegiatan.

Kami mendapatkan informasi di desa tersebut mereka (masyarakat) terakhir kali melihat orangutan pada tahun 1980-an. Namun saat ini,tidak ada lagi dikarenakan salah satunya oleh perburuan untuk di konsumsi. Selain juga karena disebabkan hilangnya hutan karena konversi perusahaan sawit.

Menurut pemaparan bapak Margono, Kadus Kalam, Desa Sinar Kuri mengatakan dalam sesi diskusi; nilai ekonomi dari hasil hutan seperti buahan, rotan, dan hasil hutan lainnya masih ada di desanya. seperti ginseng dan pasak bumi. Selain itu, bapak Anton, selaku Kaur Desa mengatakan, ada obat ginjal tanaman seperti kumis kucing, daun simpur dan putri malu direbus menjadi satu. Sedangkan untuk Obat typus, urat leletup yang digunakan akarnya dibersihkan dan diminum.

Selengkapnya dapat dibaca dan dilihat di link : http://www.kompasiana.com/pit_kanisius/di-desa-ini-orang-utan-terakhir-kali-terlihat-tahun-80-an_58342981537a61220ba8867a

PPO 2016 :Orangutan Kalimantan dan Sumatera Sangat Terancam Punah, Ini yang Yayasan Palung Bisa Lakukan

foto-bersama-setelah-kegiatan-ppo-2016-di-sman-1-sungai-laur

Foto bersama setelah kegiatan PPO 2016, di SMAN 1 Sungai Laur. Foto Yayasan Palung

Dalam Rangka Pekan Peduli Orangutan 2016, dengan mengusung tema “Critically Endangered and Critically In Need atau Terancam Punah dan Sangat Membutuhkan Perhatian”.

http://pontianak.tribunnews.com/2016/11/11/orangutan-terancam-punah-di-hutan-kalimantan-dan-sumatera

Rangkaian kegiatan PPO yang dimulai dari tanggal 13 hingga 19 November 2016 seperti;
– Lomba pembuatan komik orangutan bagi siswa SMA/MA yang ada di Kec. Delta Pawan Ketapang dan Puppet Show dan perpustakaan keliling oleh relawan Tajam Yayasan Palung.

relawan-tajam-puppet-show-dan-perpustakaan-keliling-dalam-kegiatan-ppo-2016-foto-dok-yp

Relawan Tajam puppet show dan perpustakaan keliling dalam kegiatan PPO 2016 . Foto dok. YP

relawan-rebonk-saat-melakukan-aksi-long-march-foto-dok-yp

Relawan RebonK saat melakukan aksi long march. Foto dok. YP

– Relawan RebonK dan Penerima beasiswa orangutan (BOCS) melakukan long march dan Baksos untuk membrsihkan sampah di sepanjang jalan dari Tugu Durian ke sekitar taman dan sekitar Masjid. sedangkan penerima BOCS melakukan pawai dari GOR, Stadion SSA sampai Bundaran Bambu di Kota Pontianak yang pada hari Minggu, (13/11) pukul 06.30 hingga 11.00 WIB. Kegiatannya seperti orasi, pembacaan puisi dan pembacaan syair gulung.

dsc_0214

Penerima Beasiswa BOCS melakukan aksi dalam kegiatan PPO 2016. Foto Yayasan Palung dan BOCS

membaca-syair-gulung-dan-kampanye-ttg-orangutan

Membaca syair gulung dan kampanye tentang orangutan. Foto Yayasan Palung
Kemudian Tim Pendidikan Lingkungan dan Media Kampanye Yayasan Palung mengadakan Ekspedisi Pendidikan ke Kecamatan-kecamatan di Ketapang. Seperti PPO 2016 kegiatan bersamaan dengan Ekspedisi Pendidikan Lingkungan di Kecamatan Sungai Laur (di Desa Sinar Kuri) dan Kecamatan (di Desa Mekar Raya) Simpang Dua.

sebelum-pemutaran-film-kami-menyempatkan-untuk-menyampaikan-materi-tentang-satwa-dilindungi-foto-dok-yayasan-palung

Sebelum pemutaran film, kami menyempatkan untuk menyampaikan materi tentang satwa dilindungi. Foto dok. Yayasan Palung

Inilah sebagian pesan dari siswa di SMAN 1 Sungai Laur. Foto dok. Yayasan Palung.JPG

Inilah sebagian pesan dari siswa di SMAN 1 Sungai Laur. Foto dok. Yayasan Palung

saat-pemutaran-film-lingkungan-di-desa-sinar-kuri-foto-dok-yayasan-palung

Salah satu pesan dari kreasi menggambar dan pesan untuk hutan dan orangutan dari siswa-siswi SMAN 1 Sungai Laur. Foto dok. Yayasan Palung.JPG

Salah satu pesan dari kreasi menggambar dan pesan untuk hutan dan orangutan dari siswa-siswi SMAN 1 Sungai Laur. Foto dok. Yayasan Palung

_MG_2571.JPG

Edward Tang saat memberikan materi dan diskusi tentang manfaat dari hutan bagi kehidupan. Foto Yayasan Palung

_MG_2608.JPG

Foto bersama masyarakat di Desa Sinar Kuri, Kec. Sungai Laur. Foto Yayasan Palung

Baca selengkapnya juga tulisan tentang kegiatan Pekan Peduli Orangutan 2016 di beberapa tempat yang Yayasan Palung lakukan : http://www.kompasiana.com/pit_kanisius/orangutan-sangat-terancam-punah-di-desa-ini-orangutan-terakhir-terlihat-tahun-1980-an_58342981537a61220ba8867a

#OrangutanCaringWeek2016 #PPO2016 #YayasanPalung #Orangutan#OCW2016

 

Memperingati Pekan Peduli Orangutan 2016, Yayasan Palung Akan Adakan Serangkaian Kegiatan

Baner PPO 2016.png

Banner PPO 2016

Tahun ini, untuk memperingati Pekan Peduli Orangutan (PPO) 2016, Yayasan Palung mengetengahkan tema; Critically Endangered and Critically In Need (Terancam Punah dan Sangat Membutuhkan Perhatian). Setidaknya tema ini menjadi tanda keprihatinan tentang keberadaan hidup dan tempat orangutan di alamnya saat ini, di hutan Kalimantan dan Sumatera.

Adapun rangkaian kegiatan PPO 2016 kali ini bertujuan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang status keterancaman Orangutan di alam liar saat ini. Selain itu juga mengajak masyarakat untuk peduli terhadap pelestarian dan habitat orangutan.

Adapun Rangkaian kegiatan yang akan Yayasan Palung dilaksanakan dalam kegiatan PPO kali ini dimulai dari tanggal 13 hingga tanggal 19 November 2016. Selain Yayasan Palung, Rangkaian kegiatan lainnya juga akan dilakukan oleh Relawan Konservasi Tajam di Ketapang,  Relawan REBONK di Kayong Utara, Penerima Beasiswa Orangutan (BOCS) yang sedang studi di Pontianak.

Relawan Konservasi Taruna Penjaga alam (RK-Tajam) Yayasan Palung akan mengadakan lomba pembuatan komik, dengan tema “Upaya Pelestarian Perlindungan Terhadap Orangutan dan Habitatnya yang Terancam Punah”. Siswa-Siwi SMA/MA/SMK di Kec. Delta Pawan. Maksimal diwakili 3 orang perwakilan dari setiap sekolah di Wilayah Kota Ketapang. Kompetisi komik ini dilaksanakan pada hari Senin, 14 – 17 November 2016. Pengumpulan komik dan biodata diri pada Jumat, 18 November 2016, di Kantor Yayasan Palung, Jl. Kolonel Sugiono, Gg. H. Tarmizi No.05, Kelurahan Sampit, Kec. Delta Pawan, Kab. Ketapang.

Sedangkan Relawan REBONK,  pada tanggal 13 November 2016 akan mengadakan rangkaian kegiatan di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara. Rencananya Relawan REBONK bersama beberapa perwakilan dari  dari SMKN 1 Sukadana, SMK Al-Aqwam, SMAN 1 dan SMAN 2 Sukadana akan mengadakan Orasi dan Long march dari Siduk Menuju Tugu Durian, selanjutnya melakukan aksi Treatrikal. Dilanjutkan dengan kegiatan Bakti Sosial dengan membersihkan sampah di sepanjang jalan dari Tugu Durian, Sekitar Taman hingga Pantai Pulau Datok. Diperkirakan akan dihadiri oleh peserta kurang lebih 50 orang dalam kegiatan ini.

Tidak hanya itu, Penerima Beasiswa Orangutan (BOCS) yang sedang studi di Pontianak juga akan melakukan kegiatan hampir serupa. Kegiatan Pawai dari GOR, Stadion SSA sampai Bundaran Bambu. Kegiatan rencananya dilaksanakan pada hari Minggu, 13 november 2016 pukul  06.30 wib -11.00 Wib. Adapun rangkaian acara adalah seperti; Orasi, Pembacaan puisi dan Pembacaan syair gulung.

Selain itu, Tim Pendidikan Lingkungan dan Media Kampanye  Yayasan Palung mengadakan Ekspedisi Pendidikan ke Kecamatan-kecamatan di Lingkup wilayah Ketapang dan KKU. Seperti PPO 2016 yang kegiatan bersamaan dengan Ekspedisi Pendidikan Lingkungan di Kecamatan Sungai Laur dan Kecamatan Simpang Dua. Hal ini dilaksanakan sebagai bentuk ajakan, kepedulian bersama melalui kampanye penyadartahuan dan Pendidikan  kepada masyarakat dan pihak sekolah dengan rangkaian kegiatan yang dilakukan di bulan November ini. Adapun bentuk kegiatan, Diskusi Masyarakat, Lecture (ceramah lingkungan), puppet show (panggung boneka)  di sekolah dan pemutaran film lingkungan serta kegiatan puncak Pekan Peduli Orangutan 2016 di Kecamatan Sungai Laur pada tanggal 18 November 2016.

Direktur Yayasan Palung Terri Breeden, mengatakan;  pada kegiatan PPO tahun 2016, Yayasan Palung berharap dan mengajak melalui pendidikan konservasi dan kampanye penyadartahuan kepada masyarakat tentang spesies orangutan yang sangat terancam punah, semoga ada kesadaran dan kepedulian lebih dari kita semua. Lebih lanjut, Terri, demikian ia disapa menegaskan, Yayasan Palung ingin menampilkan aksi lokal bagi orang untuk secara aktif melindungi hutan hujan untuk orangutan, tetapi juga untuk diri mereka sendiri.

Semoga kegiatan Pekan Peduli Orangutan 2016 bisa berjalan sesuai rencana dan mendapat sambutan baik dari masyarakat.

OCW_PPO 2016.jpg

Banner OCW 2016

Petrus Kanisius-Yayasan Palung

 

Siapkan Diri Kamu Untuk Peruntungan Beasiswa Peduli Orangutan Kalimantan (BOCS)Tahun 2016

BOCS 2016_1

Keterangan Foto:Profil Penerima BOCS

Kabar  gembira bagi kamu yang sekarang sedang duduk di kelas XII, Siswa-siswi ditingkat akhir SMA/ MA/ SMK di dua wilayah di dua kabupaten.

Yayasan Palung kembali membuka kesempatan beasiswa S1 untuk kamu melalui program Beasiswa Peduli Orangutan Kalimantan  (BOCS). Pada tahun 2016 ini, kami menyediakan 6 beasiswa bagi kamu yang mengikuti seleksi program ini. Kamu yang lulus dalam seleksi program ini, akan menjadi bagian dari 13 penerima beasiswa yang sekarang sedang studi di Universitas Tanjungpura.

Bagi kamu yang sangat memerlukan beasiswa untuk dapat kuliah, jangan lewatkan kesempatan ini!! Daftarkan diri kamu!!!. Formulir pendaftaran dan informasi lengkap dapat kamu peroleh di sekolahmu. Silahkan share ke teman-temanmu yang membutuhkan. O ya, beasiswa ini hanya untuk kamu yang berada di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara ya….

Silakan Klik untuk melihat Persyaratan Pendaftaran + Profil(1)_2016BOCS Brosur_brochure 2016

Semoga bermanfaat dan Salam lestari, terima kasih.

Yayasan Palung Telah Berikan Delapan Beasiswa Peduli Orangutan Kalimantan

penerima-bocs-2012

Penerima-bocs, tahun 2012, foto dok. YP

Selasa, 27 Januari 2015 22:09 WIB

Citizen Reporter
Petrus Kanisius
Yayasan Palung

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Yayasan Palung Sediakan Beasiswa Peduli Orangutan Kalimantan. Keberadaan orangutan Kalimantan hingga saat ini mengalami penurunan, demikian pula yang terjadi dengan alam dan lingkungan yang mengalami kerusakan, sudah semakin sulit dicegah atau dalam artian di ambang kepunahan (terkikis habis).
Melalui beasiswa Peduli Orangutan sebagai salah satu program persiapan masa depan untuk peningkatan sumber daya manusia yang peduli terhadap keberlanjutan konservasi alam dan lingkungan untuk keseimbangan sistem kehidupan.
Tahun ini merupakan tahun ke-4 bagi Yayasan Palung untuk kembali menyediakan beasiswa program S-1 melalui Program Peduli Orangutan Kalimantan (Bornean Orangutan Caring Scholarship /BOCS) untuk dua wilayah di dua Kabupaten, Ketapang dan Kayong Utara.
Di tahun 2014 lalu, empat orang berhasil menjadi penerima beasiswa Peduli Orangutan Kalimantan. Sedangkan tahun ini, Yayasan Palung (YP) bersama dengan Orangutan Republik Foundation (OURF) menyediakan 5 (lima) beasiswa program S-1.
Sedangkan dari tahun pertama hingga tahun ke-4, sudah delapan orang tercatat sebagai penerima beasiswa. Mereka kuliah diberbagai fakultas di Universitas Tanjungpura. Harapannya ketika mereka lulus kuliah, terdapat berbagai disiplin ilmu yang dapat dikembangkan untuk konservasi orangutan Kalimantan.
Mariamah Achmad, Manager Pendidikan dan Kampanye Kesadaran Konservasi, sekaligus penanggungjawab program BOCS mengatakan, untuk syarat-syarat penerima beasiswa ini, adalah calon mahasiswa/i yang berasal dari Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara, diutamakan yang kurang mampu secara ekonomi, diusulkan oleh pihak sekolah dan atau atas usulan siswa bersangkutan namun meminta rekomendasi dari pihak sekolah.
Setiap sekolah berhak mengusulkan 2 (dua) orang siswa. Bagi penerima beasiswa, mereka harus berkomitmen untuk konservasi serta mempunyai motivasi yang tinggi untuk kuliah serta bersedia melakukan penelitian skripsi berkaitan dengan aspek-aspek perlindungan dan penyelamatan Orangutan Kalimantan.
Selanjutnya, Mayi sapaan akrabnya menambahkan Beasiswa Peduli Orangutan Kalimantan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada pemuda yang sudah menamatkan pendidikan SMA-nya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S-1, terutama bagi mereka yang tidak mempunyai biaya untuk melanjutkan kuliah.
Yayasan Palung menyasar dua kabupaten yakni Ketapang dan Kayong Utara dikarenakan wilayah ini merupakan habitat Pongo pygmaeus wurmbii yang merupakan sub spesies orangutan yang sangat penting, yang kini hingga di masa depan perlu dilakukan upaya konservasi untuk keberlanjutan keberadaannya.
Para penerima beasiswa ini diharapkan dapat menjadi agen perubahan untuk keberlanjutan hutan dan keanekaragaman hayati di dua kabupaten tersebut, utamanya orangutan sebagai satwa endemik kebanggaan negara kita.
Dari tahun ke tahun, jumlah penerima beasiswa BOCS selalu bertambah jumlahnya. Mudah-mudahan di tahun-tahun mendatang program inidapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitar lebih khusus terhadap konservasi lingkungan dan orangutan di Kalimantan.
Penulis: Stefanus Akim
Editor: Mirna Tribun
Sumber: Tribun Pontianak: http://pontianak.tribunnews.com/2015/01/27/yayasan-palung-telah-berikan-delapan-beasiswa-peduli-orangutan-kalimantan